Kamis, 23 Juli 2009

LIPOMA

Lipoma adalah tumor jinak yang tumbuh di bawah kulit dan merupakan endapan lemak. Tumor ini jarang berubah menjadi tumor ganas. Lipoma lebih sering ditemukan pada wanita dan lebih sering tumbuh di lengan, batang tubuh dan leher bagian belakang. Beberapa orang hanya memiliki 1 lipoma, sedangkan yang lainnya memiliki beberapa buah lipoma.

Gejala
Tanda dari Lipoma adalah benjolan berbentuk bulat atau lonjong yang teraba lembut pada lengan, batang tubuh atau leher bagian belakang. Benjolan tersebut jarang menimbulkan masalah, tetapi kadang menyebabkan nyeri.

Pengobatan
Pengobatan dapat dilakukan dengan melakukan pembedahan atau sedot lemak.

BATUK

Batuk bukan merupakan penyakit, melainkan gejala penyakit. Batuk merupakan refleks pertahanan tubuh untuk mengeluarkan dahak, riak, dan benda asing lainnya dari saluran pernafasan. Oleh karena itu, istilah untuk menghilangkan gejala batuk disebut simtomatik.

Batuk terdiri dari 2 macam; (1) batuk kering, dan (2) batuk berdahak. Sedangkan untuk obatnya juga dapat dibagi menjadi 2 jenis; (1) Anti-tusif: dekstrometorfan dan difenhidramin. (2) Ekspektoran: guaifenesin, gliseril guaikolat, ammonium klorida, bromheksin dan succus liquiritae. Anti-tusif berguna untuk mengobati batuk kering sedangkan ekspektoran untuk mengobati batuk berdahak.

Salah satu jenis batuk adalah batuk bronkittis. Batuk jenis ini terjadi karena peradangan pada saluran udara ke paru-paru. Brokitis dapat dibedakan dalam beberapa hal menurut penyebabnya. Bronkitis infeksiosa disebabkan virus dan bakteri. Bronkitis berulang terjadi pada para perokok dan penderita penyakit paru-paru. Bronkitis iritatif disebabkan oleh debu, asap, polusi udara, dan rokok.

HIPERTENSI ( TEKANAN DARAH TINGGI )

Hipertensi merupakan peningkatan yang persisten dari tekanan pembuluh darah arteri, yaitu tekanan diastolik diatas 95 mmHg. Tekanan darah normal biasanya tekanan sistolik tidak melebihi 140 mmHg dan diastolik tidak melebihi 90 mmHg. Namun patokan tekanan darah normal tersebut individual sifatnya.

Sebanyak 90 % kasus penyebab hipertensi tidak diketahui. Namun dapat juga sekunder akibat penyakit jantung/ginjal, diabetes, atau tumor dari kelenjar adrenal, obat-obatan, maupun kehamilan.

Hal-hal yang dapat menimbulkan hipertensi antara lain; merokok/minum alkohol, pola makan banyak garam dan lemak, kurang berolah raga, obesitas, dan stress.

Gejala
Gejala dari penyakit ini antara lain; biasanya tidak ada gejala sampai timbul komplikasi. Sedang komplikasi yang menyertai biasanya; stroke, kegagalan jantung, dan kerusakan ginjal.

Hipertensi dapat dicegah dengan pemeriksaan rutin tiap tahun setelah usia 30 tahun, tidak merokok/minum alkohol, Kurangi berat badan bila berlebihan, aerobik, dan mengendalikan stres.

Perawatan
Sedangkan perawatan terhadap penderita hipertensi antara lain; pengobatan tanpa obat (diet rendah garam/kolesterol/lemak jenuh, peredaan stress emosional, berhenti merokok/alkohol, dan latihan fisik ringan dan teratur) dan Obat-obatan antihipertensi.

DEMENSIA ( PIKUN )

Merupakan sindrom yang ditandai oleh berbagai gangguan fungsi kognitif tanpa gangguan kesadaran. Gangguan hanya terjadi pada inteligensia, daya ingat, bahasa, pemecahan masalah, orientasi, dan konsentrasi. Sebagian besar karena penyakit huntington, parkinson, HIV, dan trauma (kecelakaan) pada kepala.

Pada stadium awal, pasien kesulitan mempertahankan kinerja mental. Penurunan kinerja mental ini akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnyatnya stadium demensia yang dialami pasien. Dimensia biasanya menyerang orang usia 50-60 tahun. Gejala-gejala gangguan demensia ini biasanya tidak disadari oleh pasien maupun orang-orang di sekitarnya.

Gejala
Merupakan sindrom yang ditandai oleh berbagai gangguan fungsi kognitif tanpa gangguan kesadaran.

Pengobatan
Jika tidak terlambat, dimensia bisa disembuhkan dengan terapi medis. Terapi medis yang diberikan yakni memberi dukungan emosional kepada pasien.

HIV /AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) menyebabkan rusaknya/melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia.Virus HIV membutuhkan sel-sel kekebalan kita untuk berkembang biak. Secara alamiah sel kekebalan kita akan dimanfaatkan, bisa diibaratkan seperti mesin fotocopy. Namun virus ini akan merusak mesin fotocopynya setelah mendapatkan hasil copy virus baru dalam jumlah yang cukup banyak. Sehingga lama-kelamaan sel kekebalan kita habis dan jumlah virus menjadi sangat banyak.

HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan lain-lain

Sedangkan CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol)

Sel yang mempunyai marker CD4 di permukaannya berfungsi untuk melawan berbagai macam infeksi. Di sekitar kita banyak sekali infeksi yang beredar, entah itu berada dalam udara, makanan ataupun minuman. Namun kita tidak setiap saat menjadi sakit, karena CD4 masih bisa berfungsi dengan baik untuk melawan infeksi ini. Jika CD4 berkurang, mikroorganisme yang patogen di sekitar kita tadi akan dengan mudah masuk ke tubuh kita dan menimbulkan penyakit pada tubuh manusia

Bisa dilihat dari 2 gejala yaitu gejala Mayor (umum terjadi) dan gejala Minor (tidak umum terjadi):

Gejala Mayor
- Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
- Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
- Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
- Penurunan kesadaran dan gangguan neurologis
- Demensia/ HIV ensefalopati

Gejala Minor
- Batuk menetap lebih dari 1 bulan
- Dermatitis generalisata
- Adanya herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang
- Kandidias orofaringeal
- Herpes simpleks kronis progresif
- Limfadenopati generalisata
- Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
- Retinitis virus sitomegalo

Pengobatan
Hingga saat ini belum diketemukan obat untuk HIV.

GAGAL GINJAL

Gagal Ginjal terjadi karena organ ginjal mengalami penurunan hingga menyebabkan tidak mampu bekerja dalam menyaring elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh (sodium dan kalium) dalam darah atau produksi urine.

Gagal ginjal disebabkan oleh hipertensi, diabetes mellitus, penyumbatan saluran kemih, kelainan autoimun, kanker, kelainan ginjal, rusaknya sel penyaring pada ginjal.

Gejala
Pengidap penyakit ini ditandai dengan: lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

Pengobatan
Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

gagal ginjal yang terjadi secara bertahap bisa diperlambat atau dihentikan sama sekali. Syaratnya sederhana, dilakukan pemeriksaan secara dini, teknologi masa kini sudah bisa membantu memperlambat proses gagal ginjal atau menghentikannya sama sekali.

ASAM URAT

Asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi. Purin adalah zat yang terdapat pada tiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, jika kita makan daging ayam yang terdapat purin di dalamnya, maka purin itu masuk ke dalam tubuh kita. Tidak hanya daging, sayuran dan buah-buahan juga mengandung purin.

Jika tubuh dalam keadaan normal, asam urat itu akan dikeluarkan tubu melalui kotoran atau urin. Namun karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat maka yang terjadi adalah kadar asam urat dalam tubuh berlebihan. Asam urat tadi kemudian terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri dan bengkak. Oleh karena itulah maka penderita asam urat biasanya susah jalan.